Langsung ke konten utama

Ayam Shamo : Sekilas Tentang Ayam Adu Yang Sangat Digemari

Setelah membahas banyak artikel tentang ayam asli dari Indonesia yang beraneka ragam, di kesempatan kali ini kita akan membahas salah satu koleksi yang menjadi kegemaran para penghobi.
Ayam yang satu ini memiliki tubuh yang sangat besar dan di bandingkan dengan jenis yang lain mungkin hampir setara besarnya dengan Indio Gigante meski tidak sebesar itu.

Ayam Shamo itulah namanya, dan jenis ayam ini biasa di adu dan berasal dari jepang. Fisiknya hampir sangat mirip dengan ayam bangkok, tegap dan memiliki tulang yang sangat besar.

Ayam Shamo
Ayam Shamo
Ayam shamo memang masih satu keturunan dengan ayam bangkok. Dan menurut cerita ada pedagang yang berlayar ke siam membawa ayam adu jenis bangkok kemudian di kawinkan dengan ayam Jepang sehingga menghasilkan jenis ini.

Nama shamo sendiri bermakna siam, nama daerah dimana pertama kali ayam ini berasal dan mulai kembangkan dan di kenal dengan julukan raja sabung.

Ayam shamo tidak hanya banyak di jumpai di Jepang penyebarannya sudah sampai di beberapa negara Asia lainnya termasuk Indonesia dan juga negara Eropa.

Sama seperti Ayam Bangkok jenis ini memiliki kelebihan yang sama. Berikut adalah kelebihan ayam shamo :

1. Ayam Shamo memiliki pukulan yang sangat keras dan kuat.

2. Struktur otot yang di miliki juga sangat tebal

3. Sangat tahan menerima pukulan keras dari lawan.

4. Gigih dalam pertarungan meski terkadang harus mati

5. Kuat dan memiliki stamina yang sangat baik 

Di balik kelebihan tentu saja Ayam Shamo memiliki beberapa kekurangan. Berikut adalah kekurangan dari ayam tersebut :

Kelebihan dan keistimewaan ayam shamo terlihat dari ukuran fisiknya yang besar, ini merupakan sebuah keuntungan membuat ayam ini menjadi tahan pukul seperti yang sudah di sebutkan dengan kekuatan mental yang sangat gigih dan pantang menyerah. 

Namun kekurangan dari ayam shamo ini adalah gaya pertarungan yang monoton, dan harganya yang mahal ini yang menjadi kendala sangat susah mendapatkan ayam ini karena harganya yang agak sedikit susah di jangkau.

Ayam Shamo
Ayam Shamo

Gaya bertarung Ayam Shamo :

Dalam gaya bertarung ayam ini memiliki gaya gabungan paduan antara mendorong dan memukul dengan kuat dan akurat 

Dengan jurus mendekat dan memepet sampai lawan tersudut kemudian ayam shamo akan langsung terbang mencakar kepala lawan dan tidak jarang lawannya akan tumbang dalam sekali pukul.

Ciri ciri Ayam Shamo :

Ayam shamo memiliki bentuk tubuh yang lebih besar dari ayam bangkok dari jenis jantan maupun betinanya. Posturnya yang tegap untuk pejantannya menjadikan terlihat gagah dan terkesan sangat garang. 

Dan tentu saja ini menarik minat para penghobi khususnya ayam aduan untuk memiliki jenis unggas tersebut untuk di bawa ke arena untuk bertanding


Itulah sekilas tentang Ayam Shamo, unggas sabung yang menjadi kegemaran para penghobi untuk di koleksi dan di bawa ke arena laga.

Jika sobat tertarik untuk memiliki ayam shamo, sobat bisa dapatkan disini dengan harga yang murah dan sangat terjangkau dengan kwalitas terbaik.

Salam sejahtera penuh rahmat dari semesta dan tanpa banyak bacot.

Sumber : Ishak Juragan Cemani Juragannya Cemani Indonesia, Pakarnya Ayam Cemani.
Instagram : @ishakcemani






















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Informasi Ciri Ciri Dan Mengenal Ayam Bulbi

Ada banyak aneka ragam unggas lokal asli Nusantara yang sangat antik dan juga sangat menarik untuk di koleksi. Unggas yang sangat jarang kita jumpai dalam kehidupan kita maupun di lingkungan sekitar dimana kita tinggal. Apa lagi di era milenial sekarang ini di zaman yang serba modern dan canggih sudah sangat jarang sekali generasi generasi sekarang mengenal plasma nutfah Indonesia. Salah satu unggas cantik yang sudah sangat jarang kita jumpai dan mungkin keberadaannya juga sudah sangat langka adalah Ayam Bulbi. Mengapa ayam ini disebut ayam bulbi dan seperti apa ciri cirinya. Yuk langsung kita simak ulasan berikut ini : Ayam Bulbi

Inilah Ayam Tulak Jantan Serta Kegunaannya

   Ayam Tulak Berbagai macam unggas di Nusantara sangat banyak jumlahnya, unggas cantik dan unik selalu hadir disekitar kita dan mempunyai beragam cerita. Ada  ayam Cemani ,  ayam Tukung , ayam Kate, ayam Serama, ayam Hutan dan masih banyak lagi satwqa exotic yang tak terhitung jumlahnya di negeri kita tercinta ini.

Mengenal Sejarah, Asal Usul Dan Mitos Ayam Cemani

Memelihara Ayam Cemani sungguh sangat menyenangkan, unggas asli nusantara tercinta ini memang tak kalah cantik dengan unggas lainnya, baik unggas dari dalam maupun luar negeri. Ayam Cemani memang selalu menjadi primadona dari zaman ke zaman bahkan sampai ke manca negara. Dari dulu sampai sekarang pesona Ayam Cemani tak pernah hilang, tak heran jika kita menyebutnya sebagai ayam legendaris karena memiliki banyak cerita dan berbagai macam mitos yang di kaitkan dengan si hitam eksotis ini. Bagaimana asal usul Ayam Cemani? Lebih tepatnya, asal daerah ayam cemani ini berasal dari Desa Kedu, Kecamatan Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah dan sudah ada sejak zaman Kerajaan Majapahit. Konon pemilik pertama ayam ini adalah seorang petapa sakti yang gemar memelihara ayam yang berwarna hitam yaitu Ki Ageng Mangkuhan. Namun, saat itu ayam hitam milik Ki Ageng Mangkuhan memiliki paruh berwarna putih, jadi tidak sekujur tubuh berwarna hitam legam . Ayam Cemani